ANALISIS YURIDIS NORMATIF TERHADAP KONSEP MASLAHAH PERKAWINAN DI USIA MUDA

  • Tri Eka Putra Muhtarivansyah Waruwu STAI Syeikh H Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kemaslahatan dari perkawinan usia muda dengan melihat kepada dua rujukan hukum yang saling kontradiksi antara hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan berdasarkan norma dan kaidah dari peraturan perundangan dan hukum Islam. Sumber data diperoleh dari literatur-literatur kitab-kitab klasik, perundang-undangan yang berlaku. Analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian yang dapat di simpulkan adalah tinjauan pernikahan diusia muda dibolehkan menurut hukum Islam karena melihat adanya sisi kemaslahatan, juga sebaliknya pelarangan pernikahan usia muda dalam perundang-undangan juga ditinjau dari sisi kemaslahatan. Oleh karena demikian, pernikahan usia muda bersifat individual-relatif. Artinya ukuran kemaslahatan di kembalikan kepada pribadi masing-masing. Jika dengan menikah usia muda mampu menyelamatkan diri dari hal-hal negatif dalam kehidupannya, maka menikah adalah alternatif terbaik. Namun apabila pernikahan usia muda menjerumuskan kepada hal yang negatif, maka dianjurkan menikah hingga usia dewasa.

Published
2020-12-30