SIGNIFIKANSI HUKUM WARIS ISLAM DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

  • asnawi abdullah asnawi abdullah IAIN LHOKSEUMAWE

Abstract

Penelitian bersifat normatif-deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian ini didapati bahwa kedudukan ilmu mawaris sangat diperlukan dalam kehidupan berkeluarga. Hal ini sebagaimana perkataan dari Rasulullah bahwa ilmu mawaris itu adalah sebahagian dari ilmu. Terdapat lima prinsip yang dijadikan rujukan oleh hukum mawaris Islam yaitu asas ijbari, asas bilateral, asas individual, asas berimbang, asas semata akibat kematian. Sedangkan ketentuan adat mengenai hukum warisan, apabila sesuai dengan hukum islam, maka dapat digunakan dalam penyelesaian kasus pembahagian ahli waris.

References

Amir Syarifuddin, Hukum Kewarisan Islam, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2008
Fatchur Rahman, Ilmu Waris, Al-Ma’arif Bandung, 1975
Komite Fakultas Syari’ah Universitas Al-azhar, Ahkamul Mawaris fi alfiqh al Islam, ( Mesir, 2001).
Muhammad Ali As-Sabuni, Al-Mawaris fi Asy Syari’atil Islam, (Makkah, tt.).
Muhammad Basyir Al-Mufsyi, Al-Jami’ul Hadis Fi ‘Ilmil Fara’idh wa Al-Mawaris, Damsyiq, tt.
Suparman Uswman dan Yusuf Somawinata, Fiqh Mawaris, Gaya Media Pratama, Jakarta, 1997
Syahrizal, Hukum Adat dan Hukum Islam di Indonesia, Nadia Foundation, Aceh, 2004.
Published
2021-11-09
Section
Articles