Author Guidelines

PERSYARATAN UMUM PENULISAN NASKAH

  1. Naskah bersifat ilmiah, berupa kajian atas masalah-masalah Gender dan Anak berbasis keislaman dalam masyarakat, gagasan orisinil hasil penelitian/survey dan review buku atau bentuk tulisan yang lainnya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan dan pemikiran studi gender dan anak.
  2. Naskah belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dalam proses pengajuan untuk publikasi ke media lain dan tidak mengandung unsur plagiat.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan kerapatan baris 1.5 spasi, font Book Antiqua 11, ukuran kertas A4, margin atas 3 cm, bawah 2,5 cm kiri 3 cm dan kanan 2,5 cm
  4. Panjang Naskah minimal 3500 kata (sekitar 14 halman) dan Maksimal 6000 kata (sekitar 20 halaman) sudah termasuk gambar, grafik, tabel, dan daftar pustaka yang menyertainya.
  5. Naskah harus disertai dengan abstrak dalam bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
  6. Naskah dikirim melalui online (dalam pengadaan link jurnal Saree)
  7. Semua Naskah yang layak akan dimuat di jurnal.
  8. Naskah satu tahun satu edisi, dengan jumlah 7 tulisan.

 

STRUKTUR NASKAH ILMIAH

A. Judul

  1. Judul hendaknya ringkas dan informatif dengan jumlah 15 kata termasuk kata penghubung
  2. Jenis huruf book antiqua 12 dengan jarak baris 1 spasi di tebalkan.

 B. Identitas Penulis

  1. Artikel disertai dengan identitas penulis yang meliputi : Nama penulis tanpa gelar akademik (Book Antiqua 11 ditebalkan ), afiliasi kelembagaan penulis, e-mail dan atau alamat lembaga (Book Antiqua 10, jarak 1 spasi)
  2. Afiliasi kelembagaan mengikuti tempat dimana yang bersangkutan belajar dan atau bekerja.
  3. Nama penulis dan urutan penulis (bila lebih dari satu penulis) harus sudah disepakati semua penulis biasanya berdasarkan besarnya kontribusi dan partisipasi dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan laporan, dan semua penulis bertanggung jawab atas isi artikel.
  4. Nama penulis ditulis full name .

 C. Abstrak

  1. Abstrak memuat ringkasan pokok bahasan secara menyeluruh dari tulisan dengan menghindari penggunaan singkatan.
  2. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, panjang abstrak berkisar antara 150-250 kata dalam satu paragraf, huruf Book Antiqua 11.

 D. Kata Kunci

Kata kunci terdiri dari atas 3-5 kata,  diketik miring (italic), antara kata kunci dipisahkan oleh titik koma(;).

 E. Pendahuluan

  1. Kata PENDAHULUAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan
  2. Pendahuluan hendaknya mengandung latar belakang masalah; hipotesis (bila ada) tujuan dan metode penelitian; umumnya artikel tidak terlalu ekstensif, sekitar 2 halaman 1 spasi; pendahuluan mengacu pada beberapa pustaka yang menjadi landasan teori atau alasan penulisan.

 F. Pembahasan

  1. Kata PEMBAHASAN, ditulis huruf kapital, jarak 1 spasi dan ditebalkan
  2. Sajian dalam pembahasan ditulis secara sistematis, hanya hasil data/informasi yang terkait dengan tujuan penulisan; sederhanakan tabel dan menggunakan tabel terbuka, grafik dan gambar lebih difokuskan pada objek yang dibahas. Serta diberikan nomor urut. Contoh penulisan tabel; Tabel 5. (disertai nama tabel).
  3. Penggunaan subjudul dalam pembahasan sesuai dengan keperluan pembahasan.
  4. Teknik pengutipan sumber rujukan menggunakan in-note, atau body-note selengkapnya lihat contoh diketentuan teknis penulisan jurnal SAREE

 G. Kesimpulan

  1. Kata KESIMPULAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan.
  2. Kesimpulan hendaknya merupakan jawaban dari penulisan, dan diungkapkan dalam kalimat singkat, tepat dan jelas.

 H. Daftar Pustaka

  1. Kata DAFTAR PUSTAKA ditulis di tengah dengan huruf kapital, jarak 1 spasi dan ditebalkan.
  2. Literatur yang dicantumkan dalam daftar pustaka hanya memuat sumber-sumber yang dirujuk atau dikutip dalam artikel.
  3. Sumber rujukan yang dirujuk dalam atikel, hendaknya merujuk dari salah satu atau beberapa artikel jurnal ilmiah.
  4. Teknik penulisan daftar pustaka, selengkapnya bisa dilihat pada ketentuan teknis penulisan daftar pustaka.

 

KETENTUAN PENGUTIPAN

A. Penulisan Pengutipan.

  1. Pengutipan rujukan dalam pembahasan hendaknya tidak terlalu panjang
  2. Kutipan langsung kurang dari lima baris ditulis di antara tanda kutip lengkap bersatu dalam alinea dan dimiringkan (italic)
  3. Kutipan langsung lima baris atau lebih ditulis dalam alinea tersendiri tanpa tanda kutip. Posisi penulisan diberi indent lurus dengan baris awal alinea.
  4. Kutipan tidak langsung yaitu pengutipan sebuah teks yang disarikan dan dituliskan dalam kalimat sendiri, ditulis sebagai bagian dari alinea tanpa tanda kutip/tanda petik.
  5. Cara merujuk pengarang di dalam batang tubuh artikel harus menyebutkan nama belakang pengarang, tahun, dan halaman. Contoh : (Silbermen, 2012:32), atau Silbermen (2012:32), Rujukan lewat pengarang kedua sedapat mungkin dihindari, Misalnya: Menurut Rusman (dalam Abdulhak, 2011:72).

 B. Penulisan Daftar Pustaka

Diusahakan dari sumber primer dan hanya mencantumkan sumber yang ditunjuk di dalam batang tubuh artikel. Sebaliknya, nama yang dirujuk dalam batang tubuh harus ada dalam daftar pustaka. Daftar pustaka tidak boleh memuat karya penulisan sendiri. Penulisan daftar pustaka menggunakan APA Style.

  1. Buku:

           Lofland, L. (1999). A. World of Strangers: Order and Action oin urban public space. New York: Basic Books.

           Ainiyah, Qurrotul. (2016). Keadilan Gender dalam Islam; Konvensi PBB dalam perspektif Mazhab Syafi`i. Bandung: Remaja Rosyda Karya.

           Djatmiko, B & Gunawan, H. (2009). Super Psikotes. Jakarta: Pustaka Widyatama. Cet. III.

  1. Jurnal :

           Hart, D., Keller, M., Edelsten, W., & Hofmann, V. (1998). Childhood personality influence on social-cognitive development: A longitude study. Journal of Personality and Social Psycology, 74, 1288-1289.

           Boediarsih., Shaluhiyah, Zahroh,. (2016). Persepsi Remaja tentang Peran Gender dan Seksualitas di kota Semarang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol. 11/no.1/Januari 2016. Sumber online: Behaviour modivication. (2017). Diakses pada 23 Juli 2019, dari http://www.educational-analisys Gender.org.uk/gender.html.