PENERAPAN KEADILAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DENGAN KEBIJAKAN INVESTASI MELALUI BANK SYARIAH

  • Ayu Kholifah Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Keywords: Justice, Economic Development, Islamic Banking, Investment

Abstract

Abstract

Economic development is one of the effort to realize "social justice for all Indonesian people", so the process of achieving should be pursued in a justice way, so that there is no imbalance that can make the goals not be attained maximally. Sharia Bank is the only banking system that explicitly states that banking activities are based on the justice principle.  Based on that case, this paper will discuss what is the indicator of justice and how urgent is the application of justice principle in banking activities. Then, find out what investment policy models can enhance the role of the community to contribute to development through banking institutions that have applied the principle of justice. The results showed that: first, an indicator of justice in banking activities is based on an existence of the "harm" thing, banks with riba potentially harm both the bank and the customer; secondly, choosing banking services that contain injustice is just the same to choose madharat, because injustice is zhalim; thirdly, Indonesia can implement a policy model of separating deposit and investment accounts, which in investment products the bank acts as a facilitator rather than a fund manager as in deposit accounts.

Keywords: Justice, Economic Development, Islamic Banking, Investment.

 

Abstrak

Pembangunan ekonomi adalah salah satu upaya untuk mewujudkan “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, sehingga proses untuk mencapainya sudah seharusnya ditempuh dengan cara yang adil agar tidak terjadi ketimpangan yang bisa mengakibatkan tidak maksimalnya pencapaian tujuan tersebut. Bank Syari’ah merupakan satu-satunya sistem perbankan yang secara eksplisit menyebutkan bahwa aktifitas perbankan dijalankan berdasrkan prinsip keadilan.Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini akanmembahas tentang apa indikator keadilan dan bagaimana urgensi penerapan prinsip keadilan dalam aktifitas perbankan, serta menemukan model kebijakan investasi yang dapat meningkatkan peran masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi melalui lembaga perbankan yang telah menerapkan prinsip keadilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, indikator keadilan dalam aktifitas perbankan yaitu berdasarkan ada atau tidaknya unsur “merugikan”, bank dengan sitem ribaberpotensi merugikan baik bagi pihak bank maupun nasabah; kedua,memilih jasa perbankan yang mengandung unsur ketidakadilan sama saja dengan memilih kemadharatan, karena ketidakadilan adalah sebuah kedzaliman; ketiga, Indonesia bisa menerapkan model kebijakan pemisahan akun deposito dan investasi, yang mana dalam produk investasi bank bertindak sebagai fasilitator bukan pengelola dana seperti dalam deposito.

Kata kunci: Keadilan, Pembangunan Ekonomi, Bank Syari’ah, Investasi.

References

Ahmad, Mawardi, (2006) “Pemikiran Murtadha Muthahhari tentang Keadilan Ilahi”, Al-Fikra, Vol. 5, No. 2, Juli-Desember.

Al-Bassam, Abdullah bin Abdurrahman. (2003). Taudhî’u al-ahkam min Bulugh al-Marâm. Jilid I. Cet. Ke-5. Makkah: Maktabah al-Asadi.

Al-Burnu, Muhammad Syidqi. (1997). Masu’ah al-Qawaid Fiqhiyah. Riyadh: Maktabah al-Tahubah.

Antonio, Muhammad Syafi’i. (2001). Bank Syari’ah dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.

Antonio, Muhammad Syafi’i. (2013). Ensiklopedia Prophetic and Management Wisdom Nabi Muhammad. Bogor: Tazkia Publishing.

Asshiddiqie, Jimly, (2011), Pesan Konstitusional Keadilan Sosial. http://www.jimly.com/makalah/namafile/151/PESAN_KEADILAN_SOSIAL.pdf.

Bertens, K. (2000). Pengantar Etika Bisnis. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Cerovic, Ljerka, et al., (2017),“Comparative Analysis of Conventional and Islamic Banking: Importance of Market Regulation”. Ekonomska Misao i Praksa. Vol. XXVI, No. 1.

Cumming, Scott L.. (2017), “Thematic Overview: Community Development Law and Economic Justice-Why Law Matters”,Journal of Affordable Housing. Vol. 26, November.https://digitalcommons.mainelaw.maine.edu/faculty-publications/83

Dewi, Megawati Puspita, (2017), Perubahan Makna Kata Serapan Bahasa Arab dalam Bahasa Jawa pada Istilah Agama Islam. Universitas Sumatera Utara: Depatemen Sastra Arab. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/11047

Dinar Standard. (2020). State of The Global Islamic Economy Report 2019/20: Driving The Islamic Econom. melalui https://salaamgateway.com/reports/report-state-of-the-global-islamic-economy-2019-20

Efendi, Jonaedi. (2018). Rekonstruksi Dasar Pertimbangan Hukum Hakim Berbasis Nilai-Nilai Hukum dan Rasa Keadilan yang Hidup dalam Masyarakat. Depok: Kencana.

Harrison, Fidelis Ezeala. (1996). Economic Development: Theory and Policy Application. Westport: Praeger Publisher.

Herawati, Yunie, (2014), “Konsep Keadilan Sosial dalam Bingkai Sila Kelima Pancasila”, Paradigma, Vol. 18, No. 1, Januari.

Irfan, (2011), Konsep al-Dzulm dalam Al-Qur`an, Skripsi UIN Alauddin Makasar. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/3299/1/Irfan.pdf.

Kementerian PPN/Bappenas, (2019),Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Versi 14 Agustus 2019. www.bappenas.go.id/files/rpjmn

Marwini, (2017), “Kontroversi Riba dalam Perbankan Konvensional dan Dampaknya Terhadap Perekonomian”, Az Zarqa, Vol. 9, No. 1.

Otoritas Jasa Keuangan, (2019),Laporan Perkembangan Keuangan Syari’ah 2018. https://www.ojk.go.id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Laporan-Perkembangan-Keuangan-Syariah-2018.aspx

Otoritas Jasa Keuangan, (2020), Snapshot Perbankan Syari’ah Indonesia 2019. https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/berita-dan-kegiatan/publikasi.

Rawls, John. (1999). A Theory of Justice (revised edition). Massachusetts: Harvard Univercity Press.

Rusdan, (2015), “Fiqh Riba: Kajian ‘Illat Hukum (Kausa Legal) Riba”, El-Hikam,Vol. VIII No. 2 Juli – Desember

Soekanto, Soerjono dan Mamudji, Sri. (1994). Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Standing Committee for Economic and Commercial Cooperation of The Organization of Islamic Cooperation (COMCEC). (2019). Infrastructure Financing through Islamic Finance in the Islamic Countries. http://www.comcec.org/fr/wp-content/uploads/2019/04/35FC-FINANCE-12th-M.pdf.

Suliantoro, Bernadus Wibowo dan Runggandini, Caritas Mudiarti, (2018), “Konsep Keadilan Sosial dalam Kebhinekaan Menurut Pemikiran Karen J. Warren”, RESPONS, Vol. 23, No. 1.

Syibly, M. Roem, (2014), “Keadilan Sosial dalam Keuangan Syariah”, Millah, Vol. XV, No. 2.

Todaro, Michael P. dan Stephen C. Smith. (2011). Pembangunan Ekonomi: Edisi 11 Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

The Institute for Public Policy Research (IPPR). (2018). Prosperity and Justice – A Plan for The New Economy (The Final Report of The IPPR Commission on Economic Justice). Cambridge: Policy Press. https://www.ippr.org.files/2018-10/cej-final-summary.pdf.

Ujan, Andrea Ata. (2009). Filsafat Hukum.Yogyakarta: KANISIUS.
Published
2020-08-28
How to Cite
Kholifah, A. (2020, August 28). PENERAPAN KEADILAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DENGAN KEBIJAKAN INVESTASI MELALUI BANK SYARIAH. Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi Dan Perbankan (JESKaPe), 4(2), 333-356. https://doi.org/https://doi.org/10.52490/jeskape.v4i2.709