PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH

  • Setiawan Setiawan Dosen Prodi Tadris Matematika Jurusan Tarbiyah STAIN Malikussaleh Lhokseumawe
Keywords: Pembelajaran Berbasis Masalah, Penalaran Matematika, aktif, siswa

Abstract

Salah satu pendekatan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa  adalah pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah dalam mengawali pembelajaran dengan memberikan  permasalahan, sehingga siswa diawal pembelajaran sudah dilatih untuk berpikir baik dengan menghubung-hubungkan konsep yang telah dipelajari maupun bernalar dalam menyelesaikan permasalahan. Pembelajaran berbasis masalah adalah suatu pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa aktif secara optimal, memungkinkan siswa melakukan eksplorasi, observasi, eksprimen, investigasi, pemecahan masalah yang mengintegrasikan keterampilan dan konsep-konsep dasar dari berbagai konten area. Pendekatan ini meliputi menyimpulkan informasi sekitar masalah, melakukan sintesa dan mempresentasikan apa yang telah diperoleh siswa untuk disampaikan kepada siswa lainnya. Belajar berbasis masalah berarti siswa memberi makna terhadap suatu situasi yang dihadapi serta berusaha membangun dan memahami konsep dari suatu materi dengan cara terlibat aktif dalam memecahkan masalah.

References

Amin, M. Taufiq. (2009). Inovasi Pendidikan melalui Problem based Lerning, Jakarta: Kencana Prenada Group.

Asikin. (2010). Daspros Pembelajaran Matematika I, (Online), http://ocw.unnes.ac.id, diakses 13 November 2014

Copeland, R.W. (1994). How Children Learn Mathematics: Teaching Implications of Peaget’s Theory. New York: Macmillan Publishing

Dasna, I. Wayan dan sutrino. (2007). Pembelajaran Berbasis Maslah (Problem Based Learning”, (Online), http;//lubisgrafura. Wordpress.com /2007/ 09/ 19/ Pmbelajaran-berbasis-masalah/, diakses 13 November 2010.

Departemen Pendidikan Nasional. 2006 Peraturan Pemerintah no.22 tahun 2006 pada Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika SMP & MTs, Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas, Jakarta

Doolittle, P.E. (1999). Integrating Constructivism and Cognitivim. Comment & Suggestions Welcome, Blackburgs: Virginia Polytechnic Institute & State University
Entry. (2005), Ilmu dalam Persfektif, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Hudojo, Herman. (2003). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. UNM, Malang

Marpaung, Yansen. (2003) Perubahan Paradigma Pembelajaran Matematika di Sekolah. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan Matematika di Universitas Sanata Darma. Tanggal 27-28 Maret 2003. Yogyakarta: Universitas Sanata Darma

NCTM (National Council of Teacher of Mathematics). (2000). Principle and Standards for School Mathematics. Viginia : NCTM

Sanjaya, Wina. (2008). Strategi Pembelajaran. Berorientasi Standart Proses Pendidikan. Jakarta. : Kencana Prenada Group

Shadiq, Fajar. (2004). Penalaran, Pemecahan Masalah dan Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika, Yogyakarta: Depdiknas Dirjen Dikdasmen PPPG Matematika

Upu, Hamzah dkk. (2010) Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas X SMA 12 Makassar, (Online: blog.unm.ac.id/hamzahupu) diakses Mei 2015.
Published
2015-12-28
How to Cite
Setiawan, S. (2015, December 28). PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH. ITQAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 6(2), 1-16. Retrieved from https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan/article/view/38