PENDEKATAN DAN METODE KONSELING ISLAMI

  • Said Alwi IAIN Lhokseumawe
Keywords: Konseling Islami, Pendekatan dan Metode

Abstract

Konseling Islami telah dilakukan oleh para Nabi dan Rasul, Sahabat nabi, para ulama, dan juga pendidik di lingkungan masyarakat dari zaman ke zaman. Pelaksanaan bimbingan konseling di lingkungan masyarakat beragama secara non formal telah dikenal sebagai suatu kegiatan bagi orang yang memegang kedudukan pimpinan dalam bidang keagamaan, hanya saja di dalam kegiatannya belum didasari teori-teori pengetahuan yang berhubungan dengan teknis serta administrasi pelaksanaannya, serta belum dilembagakan secara normal. Konseling Islami adalah proses pemberian bantuan terhadap individu agar menyadari kembali esistensinya sebagai makhluk Allah yang seharusnya hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah, sehingga dapat mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.  Pendekatan merupakan upaya bagaimana konseli diperlakukan dan disikapi dalam penyelenggaraan konseling Islami yakni pendekatan fitrah, sa’adah mutawazina, kemandirian, keterbukaan, dan sukarela. Adapun metode bimbingan konseling islami adalah metode penyesuaian dan kedinamisan.

 

Islamic counseling has been carried out by the Prophets and Apostles, Friends of the Prophet, the scholars, and also educators in the community from time to time. The implementation of counseling in a non-formal religious community has been known as an activity for people who hold leadership positions in the religious field, except that their activities have not been based on theories of knowledge related to technical and administrative implementation, and have not been institutionalized normally. Islamic Counseling is the process of giving assistance to individuals to re-realize their essence as creatures of God who should live in harmony with the provisions and instructions of God, so that they can achieve happiness in the world and the hereafter. The approach is an effort on how the counselee is treated and addressed in the implementation of Islamic counseling namely the fitrah, sa'adah mutawazina approach, independence, openness, and voluntary. The method of Islamic counseling is the method of adjustment and dynamism.

References

Abu Ahmadi & Ahmad Rohani, Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Jakarta: Rineka Cipta,1991
Abu Bakar Baraja, Psikologi Konseling dan Tekhnik Konseling, Jakarta: Studia Press, 2004
Aunur Rahim Faqih, Bimbingan dan Konseling dalam Islam, Yogyakarta: UII Press, 2001
Erhamwilda, Konseling Islami, Jogjakarta : Graha Ilmu, 2009
Latipun, Psikologi Konseling, Malang: UMM Press, 2003
Munir Samsul, Bimbingan dan Konseling Islam, Jakarta :Amzah, 2010
Prayitno dan Erman Amti, Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Rineka Cipta, 1991
Saiful Akhyar Lubis, Konseling Islami dalam Komunitas Pesantren, Bandung : Citapustaka Media, 2015
Published
2018-12-10
How to Cite
Alwi, S. (2018, December 10). PENDEKATAN DAN METODE KONSELING ISLAMI. ITQAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 9(2), 143-159. Retrieved from https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan/article/view/220