MEURUKÔN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT ACEH

  • Nurhayati Nurhayati Jurusan PAI, FTIK IAIN Lhokseumawe
Keywords: #MEURUKÔN #MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT ACEH

Abstract

MEURUKÔN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT ACEH

 

Oleh

Dr. Nurhayati, MA.

Muhammad Iqbal, M.Pd.

 

Abstrak

Meurukôn tidak begitu dikenal lagi Aceh. Meurukôn sudah tinggalkan masyarakat Aceh karena eksistensinya tidak memiliki daya tarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meurukôn sebagai media pembelajaran pendidikan agama Islam pada masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan berjenis etnografi. Sumber data terdiri dari penyair, tokoh masyarakat, dan pakar atau ilmuan yang mengetahui dan memahami tradisi lisan meurukôn. Penentuan sumber data menggunakan sistem purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan meliputi teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis domain (domain analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meurukôn sebagai media pembelajaran pendidikan agama Islam pada masyarakat Aceh terdapat pendidikan (1) pendidikan aqidah (tauhid), (2) pendidikan fiqih, dan (3) pendidikan akhlak. Meurukôn mampu menyalurkan pesan/materi agama Islam. Meurukôn sebagai seni yang bertauhid dan bersyariat dan mudah dipahami. Di samping itu, meurukôn menjadi tontonan hiburan dan berseni. Bagian lain dari syair meurukôn mengandung ajakan atau seruan, pesan dan sindiran kepada masyarakat. Hal ini disebabkan adanya modifikasi dari sumber yang membawakannya.

 

Kata Kunci : Meurukôn, Media Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam

References

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad. 1984. Pantun Melayu, Jakarta: Balai Pustaka.

Arief, Armai. 2002. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Arsyad, Azhar. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Asra dan Sumiati. 2007. Metode Pembelajaran Pendekatan Individual. Bandung: Rancaekek Kencana.

Bungin, Burhan. 2014. Teknik-Teknik Analisis Kualitatif dalam Penelitian Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2 NO.1 Juli, 2014.

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Criticos. 1996. Media Selection: International Encyclopedia of Educational Technology. New York: Elsevier Science.

Damayanti, D. 2013. Buku Pintar Sastra Indonesia (Puisi, Saja, Syair, Pantun, dan Majas). Yogyakarta: Araska.

Danandjaja, James. 1997. Folklore Indonesia, Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-Lain. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.

Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Departemen Agama RI. 2001. Kendali Mutu Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Depag RI.

Djamaris, Edward. dkk. 1996. Nilai Budaya dalam Bererapa Karya Sastra Nusantara: Sastra Daerah di Kalimantan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Djojosuroto, Kinayati. 2005. Puisi Pendekatan dan Pembelajaran. Jakarta: Nuansa.

Djojosuroto. 2006. Analisis Tesk Sastra dan Pengajarannya. Yogyakarta: Penerbit Pustaka

Dojosantoso. 1986. Unsur Religius dalam Sastra Jawa. Semarang: Aneka Ilmu.

Effendi, Sofian dan Chris Manning. 1989. Prinsip-Prinsip Analisa Data. Jakarta: LP3ES.

Fang, Liaw Yock. 2011. Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Harun, Mohd. 2006. Struktur, Fungsi, dan Nilai Hadih Maja: Kajian Puisi Lisan Aceh. Disertasi. Malang: Program Pascasarjana Universitas Malang.

Harun, Mohd. 2009. Memahami Orang Aceh. Bandung: Citapustaka Media Perintis.

Harun, Mohd. 2012. Pengantar Sastra Aceh. Bandung; Citapustaka Media Perintis.

Hasbullah. 1995. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Hasil observasi, tanggal 5 sampai 25 Mei 2017 di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Utara.

Heinich, et.al. 2002. Instructional Media and Technology for Learning. New Jersey: Prentice Hall.

Herfanda, A.Y. 2008. ”Sastra sebagai Agen Perubahan Budaya” dalam Bahasa dan Budaya dalam Berbagai Perspektif, Anwar Effendi, ed. Yogyakarta: FBS UNY dan Tiara Wacana.

Hermawan,H. 2007. Media Pembelajaran SD. Bandung: Upi Press.

Hujair Sanaky. 2009. Media Pembelajaran, Yogyakarta: Safiria Insania. Press.

Hurgronje, Snouck. 1985. Aceh di Mata Kolonialis. Jakarta: Yayasan Soko Guru.

Ibrahim, dkk. 2001. Media Pembelajaran: Bahan Sajian Program Pendidikan Akta Mengajar. FIP. UM.

Indar. 1994. Analisis Nilai Edukatif dalam Cerita Anak. Jurnal. Universitas Sumatera Utara.

Irwansyah. 2008. Syair Putri Hijau: Sebuah Telaah Filologi. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Volume IV No. 2 Oktober Tahun 2008.

Larson, Mildred L. 1984. Meaning-Based Translation: a Guide to Cross-Language Equivalence. Lanham, MD: University Press of America.

Mirza, Faisal & M. Saleh Aksa. 2010. Seni Tradisi Lisan Aceh sebagai Media Pendidikan Rakyat. Majalah Ilmiah Unimus: VARIASI, ISSN:2085-6172 Volume 2, Edisi Khusus - Desember 2010.

Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif .Bandung: Remaja Rosda Karya.

Noer, Rusdian. 2004. Perilaku Wanita Manula dalam Novel Cascus Karya Putu Wijaya: Tinjauan Psikologis dan Nilai Pendidikannya. Jurnal Wacana Academika Vol. II No. 6.

Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rahim, Husni, 2001. Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Logos.

Rubiyanto, Rubino. 2004. Landasan Pendidikan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rusman. 2012. Model – Model Pembelajaran. Depok : PT Raja Grafindo Persada.

Sadiman. dkk. 1996. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan. Pemanfaatannya. Jakarta: PT.Raya Grafindo Persada.

Setiadi, Elly. M. 2006. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.

Sindhunata. 2000. Menggagas Paradigma Baru Pendidikan. Kanisius. Yogyakarta.

Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Bandung: Grasindo

Spradley, James P. 2007. Metode Etnografi. Terj. Misbah Zulfa Elizabet. Yokyakarta: Tiara

Strauss, Anselm and Juliet Corbin. 1990. Basic of Qualitative Research Grounded Throry Procedures and Technique. California: SAGE Publication.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sumarlam. 2003. Teori dan Praktik Analisis Wacana, Surakarta: Pustaka Cakra.

Suryani, Anne. 2008. Comparing Case Study and Ethnography as Qualitative Research Approaches. Jurnal Ilmu Komunikasi, VOLUME 5, NOMOR 1, JUNI, 2008.

Sutopo. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press

Svinickid, Marilla dan Karron G Lewis. 2002. Media Aids for the Classroom. The University of Texas at Austin: Center for Teaching Effectivness.

Tripa, Sulaiman. 2006. Meunasah Ruang Serba Guna Masyarakat Aceh (artikel) http/www.aceh.institute.org.

Waluyo, Herman. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Surakarta, Erlangga.

Waluyo, Herman. J. 2002. Apresiasi dan Pengajaran Sastra. Surakarta: Sebelas Maret University Pers.

Wildan. 2001. Tata Bahasa Aceh. Banda Aceh: Global Education Institute (Geuci).
Published
2018-12-10
How to Cite
Nurhayati, N. (2018, December 10). MEURUKÔN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT ACEH. ITQAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 9(2), 127-142. Retrieved from https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan/article/view/205