Geometri Berbasis Etnomatematika Sebagai Inovasi Pembelajaran Matematika Pada Perguruan Tinggi Islam Di Aceh

  • Nur Azmi Jurusan TMA, FITK IAIN Lhokseumawe
Keywords: Geometri, Etnomatematika, Pendidikan PTKIN Aceh

Abstract

Budaya merupakan kultur serta perilaku dan langgam yang tumbuh dan berkembang dalam satu komunitas dalam setiap lapisan masyarakat, yang bentuk kohesi sosial yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat Aceh, begitu juga dengan agama sebagai kesatuan yang utuh dan bersifat menyeluruh ( Holistik ) yang berlaku di Aceh sejak dahulu sampai sekarang ini. Hal tersebut mewajibkan kepada dunia edukasi (pendidikan), yaitu salah satunya Perguruan Tinggi Islam di Aceh untuk mengembangan pendidikan berdasarkan nilai – nilai budaya dan agama dalam proses pembelajaran tanpa mengenyampaikan metode ilmu. Proses yang bisa dikembangkan pada pendidikan matematika salah satunya dengan mengimplementasikan konsep Matematika melalui pembelajaran ( learning ), penelitian lapangan ( Field research ) maupun praktek-praktek berbasis budaya yang bernuasa Islami serta mengakomodir bahwa semua orang dapat mengembangkan cara khusus dalam melakukan aktivitas matematika dalam kehidupan yang disebut Etnomatematika.Geometri merupakan bagian urgen dalam disiplin Ilmu Matematika, yang merupakan dasar disiplin ilmu ukur yang paling besar pemanfaatannya dalam kehidupan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pengembangan, atau pengkaryaan pembelajaran dalam Geometri yang menghasilkan setiap orang mempunyai skill Geometri yang mumpuni dan baik serta komperehensif. Tulisan ini bermaksud mendeskripsikan bagaimana perguruan tinggi Islam mampu mengeksplorasi atau menggali nilai-nilai budaya masyarakat Aceh melaui pembelajaran rancang bangun konsep Geometri berbasis Etnomatematika pada Fakultas atau Jurusan Pendidikan Matematika. Dengan mengembangkan geometri berbasis etnomatematika mampu mengangkat harta dan martabat kebudayaan serta nilai nilai agama sebagai tema dalam matematika itu sendiri, sehingga matematika menjadi lebih bermakna dalam setiap segi unsure kehidupan dan selalu menarik untuk di pelajari.

References

D'Ambrosio. Literacy, Matheracy, and Technoracy: A Trivium for Today. Mathematical Thinking and Learning. 1999
D’Ambrosio, The Program Ethnomathematics: A Theoretical Basis of the Dynamics of Intra-Cultural Encounters, The Journal of Mathematics and Culture. 6 (2006), 1-7.

Tandiling,E. Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah dengan Pendekatan Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal. Proceding Seminar Matematika dan pendidikan Matematika . UNY 2013
Saiful, A . DKK. Study Etnomatematics Sebagai Solusi Alternatif Pengembangan Pendidikan Matematika Dan Budaya Di Aceh. Aceh Development Conference . Kuala Lumpur .2013
Sembiring, R. Dkk . A Decade of PMRI in Indonesia. Bandung : Utrecht . 2010
Suryadi, D . Membangun Budaya Baru dalam Berpikir Matematika, Bandung: Rizkqi Press, Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia, 2012
Yusuf dkk, Ethnomatematics ( a mathematical Game in Hausa Culture) International Jurnal of Mathematical Science Education ( 2010). http:/www.tmrfindia.org
Depdiknas. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. (online) http://www.kemenag.go.id/file/dokumen/UU2003.pdf
Information on http://acehpedia.org/Kategori:Budaya
http://aceh.antaranews.com/berita/30410/gubernur-terima-buku-kemilau-warisan-budaya-aceh
http://www.bukukita.com/Sejarah-dan-Budaya/Sejarah-Indonesia/87407-Aceh-:-Sejarah,-Budaya-dan-Tradisi.html
http://obor.or.id/Aceh-Sejarah-Budaya-dan-Tradisi-COD
Published
2018-12-25
How to Cite
Azmi, N. (2018, December 25). Geometri Berbasis Etnomatematika Sebagai Inovasi Pembelajaran Matematika Pada Perguruan Tinggi Islam Di Aceh. ITQAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 9(1), 57-66. Retrieved from https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan/article/view/157