PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP

  • Setiawan Setiawan Dosen Jurusan Tarbiyah STAIN Malikussaleh Lhokseumawe
Keywords: Pemahaman Konsep Matematis, Berbasis Masalah, Siswa MTsN

Abstract

Selama ini guru menganggap matematika sebagai suatu bahan siap jadi yang akan diberikan kepada siswa, mereka tidak memandang matematika sebagai suatu proses. Hal ini akan menghambat aktivitas siswa untuk mengkonstruksikan sendiri pengetahuan atau konsep yang dimilikinya dalam belajar matematika. Padahal dengan adanya kemampuan siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan atau konsep, siswa akan mudah memahami materi yang akan dipelajarinya. Salah satu alternatif pembelajaran yang sesuai dengan permasalahan di atas adalah pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana data yang diperoleh diuji secara statistik. Adapun instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematika.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN Samudera, dengan menggunakan teknik random sampling diperoleh dua kelas sampel, yaitu kelas VIIIE sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil penelitian dengan  dan 50 diperoleh  sedangkan nilai , dengan demikian  maka 3,27 > 1,678  yang membuktikan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan secara konvensional pada siswa kelas VIII MTsN 1 Samudera.

References

Aan Hasanah (2004). Mengembangkan Kemampuan Pemahaman dan Penalaran Matematika Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah yang Menekankan pada Representasi Matematika, Bandung: UPI
Abu Ahmad (1997). Teknik BelajarYang Tepat,Semarang : Mutiara Pertama Widya
Drost, J.J.S. (1994). Proses Pembelajaran sebagai Proses Pendidikan. Jakarta :.Gramedia Widiasarana Indonesia
Fachrurazi (2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. “Skripsi” Bireuen: Almuslim
Fajar Shadiq (2004). Penalaran, Pemecahan Masalah dan Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika. Depdiknas Dirjen Dikdasmen PPPG Mtematika. Yogyakarta
Lisnawati Simanjuntak (1993). Metode Mengajar Matematika, Jakarta; Rineka Cipta
M. Taufiq Amir (2009). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning: Bagaimana Pendidik Memberdayakan Pemelajar di Era Pengetahuan, Jakarta: Kencana
Media Harja, Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontruktivisme, dalam http;//Mediaharja.blogspot.com/2011/11/Pemahaman-Konsep.Html diakses tanggal 23maret 2013
Noormandiri, B.K (2004). Matematika SMA Untuk Kelas XII Program Ilmu Alam, Jakarta : Erlangga
Nurhadi, Pembelajaran Konstektual dan Penerapan dalam KBK. Universitas Malang
Ratna Willis Dahar (1991). Teori-Teori Belajar, Jakarta, Erlangga
Riduwan (2004). Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan dan Peneliti pemula, Bandung: Alfabeta
Roestiyah, N. K (2004). Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Rineka Cipta
Slameto (1990). Proses Belajar Mengajar Dalam Sistem Kredit Semester (SKS), Jakarta : Bumi Aksara
Sudjana (2002). Metode Statistik, Jakarta: Tarsito
Surardi (2002). teori pembentukan konsep dan hubungan dengan pembelajaran matematika, “Jurnal Matematika atau Pembelajaran,” no.8 Edisi Khusus,
Turmudi (2007). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer, Bandung: UICA-Universitas Pendidikan Indonesia
Yusuf Djajasastra (2000). Metode – metode Mengajar, Bandung : Bina Aksara
Published
2016-06-20
How to Cite
Setiawan, S. (2016, June 20). PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP. ITQAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 7(1), 23-36. Retrieved from https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan/article/view/113