BELAJAR LEBIH DARI MATEMATIKAWAN MUSLIM

  • Nur Anwar IAIN Lhokseumawe
Keywords: Belajar, Matematikawan Muslim

Abstract

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang sangat penting bagi siswa diajarkan dari jenjang pendidikan usia dini (PAUD-TK) hingga Perguruan Tinggi (PT). Banyak pelajaran lain yang membutuhkan matematika sebagai dasar untuk mempelajari dan memahami pelajaran tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan manusia tidak lepas dari matematika. Hampir semua sendi kehidupan, membutuhkan matematika, minimal untuk perhitungan sederhana. Matematika tidak lahir dengan sendirinya, ia merupakan buah pikiran manusia. Para ahli matematika berpikir, bereksperimen dan membuat formula matematika yang tepat sehingga dapat digunakan oleh umat manusia. Sebagian dari ahli tersebut adalah Matematikawan Muslim. Mereka telah memberikan sumbangsih yang cukup banyak bagi perkembangan matematika sehingga matematika bisa dipelajari dan bermanfaat bagi manusia. Maka sudah sepatutnyalah kita sebagai generasi muslim untuk belajar dari Matematikawan Muslim tersebut, karena banyak nilai-nilai islami dan positif yang akan kita dapatkan.

References

Bird, John. (2002). Matematika Dasar, Teori dan Aplikasi Praktis. Edisi Ketiga. Jakarta: Erlangga.
Fathani, Abdul Halim. (2008). Ensiklopedi Matematika. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.
Http://Tiriztea.Wordpress.Com/2010/08/18/7-Tokoh-Ilmuwan-Matematika-Islam/
Http://Www.Riaupos.Co/2375-Opini-Tokoh-Islam-Menemukan-Matematika.Html
Samian, Abdul Latif. (1992). Sejarah Matematik. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pendidikan Malaysia.
Sitorus, J. (1990). Pengantar Sejarah Matematika dan Pembaharuan Pengajaran Matematika di Sekolah. Bandung: Tarsito.
Sukardjono. (2011). Hakekat dan Sejarah Matematika. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Wahyudin dan Kartasmita, Bana G. (2014). Sejarah dan Filsafat Matematika. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Published
2017-12-13
How to Cite
Anwar, N. (2017, December 13). BELAJAR LEBIH DARI MATEMATIKAWAN MUSLIM. ITQAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 8(2), 17-33. Retrieved from https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan/article/view/101