Penerapan Nilai-Nilai Karakter Melalui Budaya Sekolah

  • Hasnadi Hasnadi Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh
Keywords: Penerapan, Nilai-Nilai Karakter, dan Budaya Sekolah.

Abstract

Perkembangan globalisasi, teknologi, informasi dan komunikasi
berdampak pada globalnya nilai-nilai budaya sehingga dapat membentuk
budaya baru. Munculnya budaya baru yang tidak sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila dapat mengakibatkan pergeseran nilai-nilai etika, moral dan
akhlak dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu,
pembangunan karakter di Indonesia menjadi fokus utama dan sangat
penting dalam membentuk dan mengembangkan potensi warga Indonesia
agar memiliki karakter sesuai dengan falsafah Pancasila. Sekolah
merupakan salah satu wadah yang efektif dalam membentuk dan
mengembangkan nilai-nilai karakter peserta didik. Salah satu strategi
mengembangkan nilai-nilai karakter di sekolah adalah melalui budaya
sekolah. Budaya sekolah mencakup semua kegiatan yang dilakukan di
sekolah yang di dalamnya terdapat nilai-nilai karakter melalui interaksi
seluruh warga sekolah. Penanaman nilai-nilai karakter yang menjadi
budaya sekolah perlu dikembangkan berdasarkan kearifan lokal dan
dilaksanakan secara sistematis, integratif dan holistik. Penerapan nilai-nilai
karakter melalui budaya sekolah dilakukan dengan cara menciptakan
kondisi yang mendukung penanaman nillai-nilai karakter, keteladanan,
kegiatan rutin sekolah, kegiatan spontanitas, kegiatan terpogram, kegiatan
bimbingan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler. Penerapan nilai-nilai
karakter melalui budaya sekolah dapat dilakukan melalui beberapa
kegiatan, diantaranya; kegiatan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan dan
Santun); budaya tadarus; budaya membaca doa ketika memulai dan
mengakhiri belajar; disiplin; dan budaya bersih; budaya jujur; peringatan
hari besar; berpakaian rapi, dan lain sebagainya.

Published
2019-12-31