Author Guidelines

  • PERSYARATAN UMUM PENULISAN NASKAH
  1. Naskah bersifat ilmiah, berupa kajian atas masalah –masalah keagamaan, dan sosial budaya dalam masyarakat, gagasan orisinil hasil penelitian/ survey dan review buku atau bentuk tulisan yang lainnya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan dan pemikiran studi agama.
  2. Naskah belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dalaam proses pengajuan untuk publikasi ke media lain dan tidak mengandung unsur plagiat.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia ataau bahasa Inggris dengan kerapatan baris 1,5 spasi, font Book Antiqua 11, ukuran kertas A4, margin atas 3 cm, bawah 2,5 cm, kiri 2,5 cm dan kanan 2 cm.
  4. Panjang naskah minimal 4000 kata (sekitar 14 halaman) dan maksimal 6000 kata (sekitar 20 halaman) sudah termasuk gambar, grafik/ tabel (jika ada) dan daftar pustaka yang menyertainya.
  5. Naskah harus disertai dengan abstrak bahasa Inggris dan bahasa Indonesia
  6. Naskah dikirim melalui online (belum tau llink jurnal al-mabhast)
  7. Semua naskah yang masuk ke redaksi akaan proses blind reniew oleh reviewer setelah review oleh editor// redaksi. Naskah yang dimuat akan disunting oleh redaksi tanpa mengubah substansi isi.
  • STRUKTUR NASKAH ILMIAH
  1. Judul
    1. Judul hendaknya ringkas dan informatif dengan jumlah 15 kata, termasuk kata penghubung.
    2. Jenis huruf Book Antiqua 14, dengan jarak baris 1 spasi .
  2. Identitas Penulis
    1. Artikel disertai dengan identitas penulis yang meliputi: Nama penulis tanpa gelar akademik (Book Antiqua 11 ditebalkan), afiliasi kelembagaan penulis, alamat lembaga, dan e-mail (Book Antiqua 10, jarak 1 spasi)
    2. Afiliasi kelembagaan mahasiswa mengikuti tempat dimana yangbersangkutan belajar.
    3. Nama penulis dan urutan penulis (bila lebih dari satu penulis) harus sudahdisepakati semua penulis, biasanya berdasarkan besarnya kontribusi danpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan laporan, dan semua penulis bertanggung jawab atas isi artikel.
  3. Abstrak
    1. Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual, meliputi tujuan penelitian, metode penelitian, hasil dan simpulan
    2. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, panjang abstrak berkisar antara 150 - 250 kata dalam satu paragraf, huruf Book Antiqua 10
  4. Kata Kunci
    1. Kata kunci terdiri atas 3 –5 kata dan/atau kelompok kata
    2. Kata-kata diketik miring (italic), antara kata kunci dipisahkan oleh titik koma(;)
  5. Pendahuluan
    1. PENDAHULUAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan.
    2. Pendahuluan hendaknya mengandung latar belakang masalah; hipotesis (bila ada), tujuan dan metode penelitian; umumnya artikel tidak terlalu ekstensif, sekitar 2 halaman 1 spasi; pendahuluan mengacu pada beberapa pustaka yang menjadi landasan teori atau alasan penelitian.
  6. Hasil dan Pembahasan
    1. HASIL DAN PEMBAHASAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan
    2. Sajian dalam hasil dan pembahasan ditulis secara bersistem, hanya hasil data/informasi yang terkait dengan tujuan penelitian; sederhanakan tabel dan menggunakan tabel terbuka, dan gambar peta lebih difokuskan pada objek yang diteliti serta jangan terlalu besar ukuran filenya serta rumit (diupayakan dalam format JPG); tabel dan gambar diberi nomor urut. Contoh penulisan tabel: Tabel 3.
    3. Penggunaan subjudul dalam pembahasan sesuai dengan keperluan pembahasan.
    4. Teknik pengutipan sumber rujukan menggunakan in-note, selengkapnya lihat contoh di ketentuan teknis penulisan jurnal al- Mabhasts.
  7. Simpulan
    1. SIMPULAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan.
    2. Simpulan hendaknya merupakan jawaban atas pertanyaan penelitian, dan diungkapkan bukan dalam kalimat stastistik.
  8. Ucapan Terima Kasih
    1. Bila ada UCAPAN TERIMAKASIH, ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan.
    2. Berisi ucapan terimakasih kepada lembaga pemberi dana, dan atau individu yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan artikel.
  9. Daftar Pustaka
    1. DAFTAR PUSTAKA ditulis di tengah dengan huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan.
    2. Literatur yang dicantumkan dalam daftar pustaka hanya memuat sumber- sumber yang dirujuk atau dikutip dalam artikel.
    3. Sumber rujukan yang dirujuk dalam artikel, hendaknya merujuk dari salah satu atau beberapa artikel jurnal ilmiah.
    4. Teknik penulisan daftar pustaka, Selengkapnya bisa dilihat pada ketentuan teknis penulisan daftar pustaka.
  • KETENTUAN TEKNIS PENULISAN NASKAH
  1. Penulisan Pengutipan
    1. Pengutipan rujukan dalam pembahasan hendaknya tidak terlalu panjang.
    2. Kutipan langsung kurang dari lima baris ditulis di antara tanda kutip lengkap bersatu dalam alinea dan dimiringkan (italic).
    3. Kutipan langsung lima baris atau lebih ditulis dalam alinea tersendiri tanpa tanda kutip. Posisi penulisan diberi indent lurus dengan baris awal alinea.
    4. Kutipan tidak langsung yaitu pengutipan sebuah teks yang disarikan dan dituliskan dalam kalimat sendiri, ditulis sebagai bagian dari alinea tanpa tanda kutip/tanda petik.
    5. Cara merujuk pengarang di dalam batang tubuh artikel harus menyeebutkan nama belakang pengarang, tahun, dan halaman. Contoh : (Mitchel, 2015:53), atau Mitchel (2015:53). Rujukan lewat pengaranng kedua sedapat mungkin dihindari. Misalnya : Menurut Brown (dalam Nurgiyantoro, 2011:177).
  2. Penulisan Daftar Pustaka

                Diusahakan dari sumber primer dan hanya mencantumkan sumber yang ditunjuk didalam batang tubuh artikel. Sebaliknya, nama yang dirujuk dalam batang tubuh harus ada dalam daftar pustaka. Daftar pustaka tidak boleh memuat karya penulisan sendiri. Penulisan daftar pustaka menggunakan APA Style.

  1. Buku :

           Lofland, L. (1999). A World of Strangers: Order and Action in urban public space. New York: Basic Books.

           Rakhmat, J. (2002). Psikoligi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosyda Karya.

           Djatmiko, B & Gunawan, H. (2009). Super Psikotes: Jakarta:Pustaka Widyatama. Cet.III

  1. Jurnal :

           Hart, D., Keller, M., Edelsten, W., & Hofmann, V. (1998). childhood personality influence on social-cognitive development : A longitude study. Journal of  Personality and Social Psycology, 74, 1288-1289.

           Nasrun, M. (2016). Interpretasi Asnaf Zakat dalam konteks fiqh Kontemporer: Studi analisis fungsi zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat. Al-Mabhats. Jurnal Penelitian Sosial Agama, vol.1, 32-74. c. Sumber Online : Behaviour modivication. (2007). Diakses pada 5 Februari 2009, dari http://www.educational-psycologist.org.uk/behaviour.html