Mukhabarah Sebagai Problem Solver Umat

  • nazaruddin nazaruddin IAIN Lhokseumawe
Keywords: Epistemologi, Paradigma Islam, Revitalisasi Muzara’ah

Abstract

Konsep Mukhabarah sebagai problem solver umat dan mukhabarah juga adalah sebagai warisan intelektual Islam praktiknya dapat  diterapkan dalam realitas kehidupan masyarakat. Pemberlakuan Mukhabarah di era masyarakat modern dilakukan dengan mekanisme yang relevan dengan perkembangan yang ada namun tetap konsisten dengan dasar dan nilai idealitas Islam. Tulisan ini mengupas beberapa hal yang sifatnya deskriptif dan eksploratif dengan pendekatan sosiologis dan kesejahteraan. Penerapan mukhabarah dibatasi pada bidang pertanian saja namun demikian tidak menutup kemungkinan  berpeluang dikembangkan dalam berbagai bidang lain dengan prinsip dasar bagi hasil. Mukhabarah sesungguhnya bertujuan untuk membuka lahan-lahan yang tidak diberdayakan, memakmurkan tanah. menyerap tenaga kerja untuk mengelola bagi mereka yang tidak memiliki lahan, mereduksi kesenjangan antara pemilik modal dan lahan dengan penggarap, dan mendongkrak produktifitas lahan.Mukhabarah  menunjukkan bahwa konsep tersebut masih eksis meskipun perubahan zaman dengan menginovasi tehnis operasionalnya, melembagakan Mukhabarah agar praktis dan berguna bagi masyarakat umum, bertujuan kearah perbaikan kondisi dengan menghadirkan Mukhabarah sebagai solusi umat secara komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Ahzar Basyir, Asas-Asas Hukum Muamalah ( Hukum Perdata Islam), (Yogjakarta: UII Press, 2000).

Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, cet I, (Jakarta: Rajawali, 2000)

Sulaiman Rasjid, Fiqh Islam, (Bandung: Sinar Baru Algesindo: 2010)

RasyidSulaiman, Fiqih Islam, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 1994)

Al- Syaikh Ibrahim al-Bajuri, Al-Bajuri, (Semarang: Usaha Keluarga, tt)

Syafe’i, Rachmat, Fiqh Muamalah,( Bandung: Pustaka Setia, 2000)

Astati, Fiqh Muamalah, (Jakarta: Diva Press, 2010)

Amir Syarifuddin, Garis-Garis Besar Fiqih, (Bogor: Kencana, 2003)

Muhammad Fuad Abdul Baqi, Al-lu’-Lu’ Wal Marjan, Terjemahan Salim Bahreisy (Surabaya: 2003)

Husain Ibnu Mubarok, Tarjidush-Sharih, Juz I, (Surabaya: Darul-Ilmi,tt)

Hendi, Suhendi, Fiqih Muamalah, (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010)

Chairuma Pasaribu dan Suhrawardi K Lubis, Hukum Perjanjian Islam, (Jakarta: Sinar Grafika, 2006)

RasyidSulaiman, Fiqih Islam, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 1994)

H.A Stafii Jafri, Fiqih Muamalah (Pekanbaru: SUSKA Press, 2008)

Djazuli, Kaidah-Kaidah Fikih, Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-masalah yang Praktis (Cet. III; Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010)

Ahmad Harisuddin, et. al., Fiqh Rakyat, Pertauan Fiqh dengan Kekuasaan (Cet. II; Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 2011)

Muhemin Iqbal, Dinar The Real Money, Dinar Emas, Uang dan Investasiku (Cet. I; Jakarta: Gema Insani Press, 2009)

Thalhah dan Achmad Mufid, Fikih Ekologi Menjaga Bumi Memahami Makna Kitab Suci(Yogyakarta: Total Media, 2008)
Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi, bps.go.id diakses 17 Juli 2019.
Published
2019-12-07
How to Cite
nazaruddin, nazaruddin. (2019, December 7). Mukhabarah Sebagai Problem Solver Umat. Jurnal Al Mabhats, 4(2), 245-269. Retrieved from http://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/al-mabhats/article/view/480